π Baca Bab Ini & Happy Reading!
Untuk Apa Kita Berlatih "Free Writing"? oleh: Hernowo |
Pak Hernowo, saya kesulitan untuk memulai menulis. Pak Hernowo, begitu saya sudah memulai menulis dan lancar hingga mendapatkan tulisan sebanyak kira-kira satu halaman lebih, eh tiba-tiba saya kehabisan kata-kata. Macet. Saya tidak tahu lagi mau menulis apa. Bagaimana mengatasi hal ini? |
Pak Hernowo, saya merasa sudah memiliki ide dan di kepala saya rasa-rasanya sudah ada bahan yang tersedia untuk saya tuliskan. Tetapi, begitu saya membuka laptop, saya tidak dapat menulis apa pun. Saya kebingungan mau menuliskan apa. Pak Hernowo, bagaimana saya dapat memiliki keterampilan dalam merangkai kalimat? Pak Hernowo, bagaimana caranya agar saya mudah mengalirkan kata-kata serta rangkaian kata dan kalimat saya kemudian enak dibaca? Pak Hernowo, kata bapak menulis itu terkait dengan pikiran. Bagaimana agar pikiran saya "berisi" dan mudah saya ungkapkan (tuliskan)? Pak Hernowo, apa yang perlu saya lakukan agar saya tidak tertekan dalam mengerjakan tugas menulis? Bagaimana membuat diri saya nyaman dan senang serta bergairah menulis? Dahulu, sebelum mengenal free writing—lebih tepatnya sebelum saya mempraktikkan free writing secara maraton—berbagai pertanyaan tersebut saya jawab dengan berteori ke sana-kemari. Saat ini, saya akan menjawabnya dengan menunjukkan praktik free writing. Tepatnya, praktik menulis bebas selama sepuluh menit setiap hari. Hanya dengan menjalankan praktik menulis bebaslah berbagai persoalan menulis ada kemungkinan dapat disingkirkan. Memang, cara mengatasinya tidak segera dan instan. Perlu waktu dan proses. Hanya, saya ingin menjamin bahwa praktik free writing dapat membantu diri kita dalam mengatasi masalah atau hambatan menulis. Sekali lagi, praktik free writing ini hanya memerlukan waktu sepuluh menit setiap hari. Inti free writing hanyalah "membuang" pikiran tanpa memedulikan hasil yang ditulis. Yang dipentingkan adalah proses menulisnya. Tepatnya, merasakan proses dan mengalami apa saja yang muncul ketika kita berpraktik free writing. Nah, agar praktik free writing itu efektif, sebaiknya si pelaku free writing—setelah selesai berpraktik—merekam apa yang dialami dan dirasakan dalam bentuk tertulis. Apabila saya diminta untuk menyampaikan apa saja kira-kira manfaat free writing—tentunya setelah seseorang mempraktikkannya—saya pun akan menunjukkan, setidaknya, ada tiga manfaat. Manfaat pertama, free writing akan membantu seorang penulis atau calon penulis untuk meningkatkan keterampilan "membuka pikiran". Tak banyak penulis atau calon penulis yang menyadari soal ini. Menulis, ternyata, tak hanya berhubungan dengan tata bahasa dan berbagai teori atau peraturan menulis. Menulis berhubungan dengan kesiapan pikiran untuk dibuka. Hanya dengan mengetikkan (memencet papan ketik berisi) huruf-huruf ke layar laptop atau gawai selama sepuluh menit, ternyata pergerakan tangan kita itu dapat membantu diri kita untuk membuka pikiran—walaupun yang kita ketikkan merupakan kata-kata yang tanpa makna! Manfaat kedua, free writing akan membantu penulis atau calon penulis untuk dengan mudah dan enak "mengalirkan pikiran". Setelah pikiran dibiasakan dibuka, tentu saja pikiran tidak dapat mengalir sendiri. Pikiran harus dibuatkan jalan (sekaligus didorong) untuk mengalir keluar lewat "saluran" dan "kendaraan" bernama kata-kata. Yang dimaksud "saluran" tentu saja adalah tangan kita. Nah, agar kata-kata dapat mendesak pikiran untuk mengalir, kita perlu memiliki beragam dan banyak sekali kata-kata. Dan untuk memiliki kekayaan kata, kita harus membaca. Oleh karena itu, saya kemudian menggabungkan free writing dengan "mengikat makna". Penggabungan praktik (free writing dan mengikat makna) ini akan membuat seorang penulis atau calon penulis dapat meningkatkan keterampilan "mengalirkan pikiran". Manfaat ketiga, free writing juga akan membantu seorang penulis dan calon penulis dalam meningkatkan keterampilan-dasar penting dalam menulis yang disebut sebagai keterampilan "merangkai pikiran". Setelah pikiran membuka dan siap mengalir, tentu saja agar yang dibuka dan yang dialirkan itu kemudian enak dan indah dibaca, maka rangkaian pikiran—yang diwakili oleh susunan kata dan kalimat—tersebut perlu disampaikan secara tertata, bening, dan indah. Free writing yang dibiasakan berkali-kali akan membuat keterampilan "merangkai pikiran" tersebut meningkat pesat. Semoga bermanfaat.[] |
| _____________ * Hernowo - pelatih senior di lembaga pelatihan InterMedia Tak ada penulis yang tidak mengenal Hernowo, penulis dan editor handal Indonesia. Lewat bukunya yang sangat terkenal, "Mengikat Makna" lulusan Teknik Industri ITB, CEO dari Mizan Learning Center ini telah mengompori dan menginspirasi ribuan penulis. Prestasinya mencengangkan. Hanya dalam kurun waktu empat tahun mampu melahirkan 24 buku. Padahal beliau memulainya di usia 44 tahun. |
π Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books / KBM App — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook

PENA MILYARDER: Kisah, Rahasia Sukses, dan Panduan Menjadi Penulis 1 Milyar di KBM App dari Nol - Arda Dinata
Beli / Baca
STRATEGI PRODUKTIF MENULIS UPDATE - Arda Dinata
Beli / Baca
RAHASIA SANG PENULIS (Seri 1) - Arda Dinata
Beli / Baca
SERUNI: KETIKA DIAM BUKAN LAGI PILIHAN - Arda Dinata
Beli / Baca
Harga Diriku Kau Gadaikan demi Perempuan Itu - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU TAK TAHU AKU PENGUSAHA EMAS - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU BUKAN MALAIKAT, TAPI AKU JUGA TIDAK SUCI - Arda Dinata
Beli / Baca
WARISAN MIMPI TERLARANG - Arda Dinata
Beli / Baca
RETAKAN RUMAH TANGGA: Sebuah Perjalanan Emosional yang Intim dan Mendalam - Arda Dinata
Beli / Baca
IKATAN BUKAN CINTA BIASA - Arda Dinata
Beli / Baca
HIJAB YANG BELUM SAMPAI KE HATI: Ketika Cinta Seorang Ustadz Menjadi Cermin yang Paling Kejam - Arda Dinata
Beli / Baca
DOA YANG TIDAK BUTUH SINYAL: Kisah Tiga Jiwa yang Tersesat di Era AI dan Menemukan Jalan Pulang di Bulan Ramadhan" - Arda Dinata
Beli / Baca
AL-WARID: JEJAK CAHAYA DI ANTARA DUA ZAMAN - Arda Dinata
Beli / Baca
MERAJUT CINTA ALLAH - Arda Dinata
Beli / Baca
TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI - Arda Dinata
Beli / Baca
SURGA PERKAWINAN - Arda Dinata
Beli / Baca
KELUARGA PENUH CINTA - Arda Dinata
Beli / Baca
SEKOLAH KEHIDUPAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERMESRAAN DENGAN KEBAIKAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERSAHABAT DENGAN NYAMUK: Jurus Jitu Atasi Penyakit Bersumber Nyamuk - Arda Dinata
Beli / BacaIdentifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / Baca
