πŸ“š Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books / KBM App — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
PENA MILYARDER
PENA MILYARDER: Kisah, Rahasia Sukses, dan Panduan Menjadi Penulis 1 Milyar di KBM App dari Nol - Arda Dinata
Beli / Baca
STRATEGI PRODUKTIF MENULIS UPDATE
STRATEGI PRODUKTIF MENULIS UPDATE - Arda Dinata
Beli / Baca
RAHASIA SANG PENULIS
RAHASIA SANG PENULIS (Seri 1) - Arda Dinata
Beli / Baca
SERUNI
SERUNI: KETIKA DIAM BUKAN LAGI PILIHAN - Arda Dinata
Beli / Baca
Harga Diriku Kau Gadaikan demi Perempuan Itu
Harga Diriku Kau Gadaikan demi Perempuan Itu - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU TAK TAHU AKU PENGUSAHA EMAS
ISTRIKU TAK TAHU AKU PENGUSAHA EMAS - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU BUKAN MALAIKAT, TAPI AKU JUGA TIDAK SUCI
ISTRIKU BUKAN MALAIKAT, TAPI AKU JUGA TIDAK SUCI - Arda Dinata
Beli / Baca
WARISAN MIMPI TERLARANG
WARISAN MIMPI TERLARANG - Arda Dinata
Beli / Baca
RETAKAN RUMAH TANGGA
RETAKAN RUMAH TANGGA: Sebuah Perjalanan Emosional yang Intim dan Mendalam - Arda Dinata
Beli / Baca
IKATAN BUKAN CINTA BIASA
IKATAN BUKAN CINTA BIASA - Arda Dinata
Beli / Baca
HIJAB YANG BELUM SAMPAI KE HATI
HIJAB YANG BELUM SAMPAI KE HATI: Ketika Cinta Seorang Ustadz Menjadi Cermin yang Paling Kejam - Arda Dinata
Beli / Baca
DOA YANG TIDAK BUTUH SINYAL
DOA YANG TIDAK BUTUH SINYAL: Kisah Tiga Jiwa yang Tersesat di Era AI dan Menemukan Jalan Pulang di Bulan Ramadhan" - Arda Dinata
Beli / Baca
AL-WARID
AL-WARID: JEJAK CAHAYA DI ANTARA DUA ZAMAN - Arda Dinata
Beli / Baca
MERAJUT CINTA ALLAH
MERAJUT CINTA ALLAH - Arda Dinata
Beli / Baca
TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI
TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI - Arda Dinata
Beli / Baca
SURGA PERKAWINAN
SURGA PERKAWINAN - Arda Dinata
Beli / Baca
KELUARGA PENUH CINTA
KELUARGA PENUH CINTA - Arda Dinata
Beli / Baca
SEKOLAH KEHIDUPAN
SEKOLAH KEHIDUPAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERMESRAAN DENGAN KEBAIKAN
BERMESRAAN DENGAN KEBAIKAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERSAHABAT DENGAN NYAMUK
BERSAHABAT DENGAN NYAMUK: Jurus Jitu Atasi Penyakit Bersumber Nyamuk - Arda Dinata
Beli / Baca
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
πŸ“š Lihat Semua Koleksi Ebook di KBM App
🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Metoda “Mengikat Makna” Dalam Menulis Karya Ilmiah, Mungkinkah?
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

πŸ“– Baca Bab Ini & Happy Reading!

Metoda "Mengikat Makna" Dalam Menulis Karya Ilmiah, Mungkinkah?
Menulis karya ilmiah, bisakah dilakukan dengan cara yang lebih menyenangkan?

Inilah jawaban Mas Hernowo, penulis buku "Mengikat Makna Update". Semoga bermanfaat. (Redaksi InterMedia Newsletter)

oleh Hernowo | www.mizan.com

"Anda harus menulis dan menyingkirkan sekian banyak materi sampah sebelum Anda akhirnya merasakan suasana yang nyaman." Ray Bradbury

Ketika sesi tanya-jawab di acara Seminar Nasional "Menjadi Kaya dengan Menulis" berlangsung, ada dua pertanyaan menarik yang ditujukan kepada saya.

Gara-gara saya dipanelkan dengan pembicara lain yang membahas bagaimana menulis karya ilmiah, materi yang saya presentasikan menjadi seperti bertentangan dengan materi yang disampaikan oleh pembicara lain tersebut. Dikarenakan tampak bertentangan itulah, akhirnya, muncul dua pertanyaan menarik tersebut.

Pertanyaan pertama terkait dengan judul tulisan saya ini. "Apakah kiat-kiat menulis yang saya tawarkan dapat digunakan untuk menulis karya ilmiah?"

Saya memahami sekali pertanyaan ini karena kiat-kiat saya seperti tak memiliki kerangka disiplin yang jelas, sementara menulis karya ilmiah perlu kerangka formal yang benar-benar sangat jelas.

Pertanyaan kedua masih nyambung dengan pertanyaan pertama, meski tak langsung, yaitu tentang terkesannya materi yang saya sampaikan bertentangan dengan materi pembicara kedua yang sepanel dengan saya. Saya menganjurkan menulis bebas, sementara pembicara kedua —karena menjelaskan bagaimana tata cara penulisan karya ilmiah— sebaliknya, yaitu menganjurkan menulis karya ilmiah dengan beberapa aturan yang sudah disepakati oleh kalangan akademisi. Apa jawaban saya?


Apa Sih Menulis Itu?

Saya menegaskan bahwa materi yang saya sampaikan tidak bertentangan dengan materi yang disampaikan oleh pembicara kedua. Ketika ada dua orang sedang menjalankan kegiatan menulis —yang satu menulis karya ilmiah, sementara yang satunya menulis bukan karya ilmiah— kondisinya sama.

Artinya, kedua orang itu sama-sama menggunakan alat-alat tulis yang tidak berbeda, seperti komputer (laptop), mesin ketik, atau alat-alat tulis lain. Kemudian, pada intinya, menulis itu —sekali lagi apa pun jenis tulisan yang ditulis seseorang— adalah kegiatan merangkai huruf menjadi kata, kalimat, paragraf yang terstruktur dan punya makna.

Kiat-kiat yang saya susun dan tawarkan kepada publik berangkat dari sini. Bahkan ketika saya menawarkan konsep "brain-based writing", meskipun dua orang yang sedang menulis itu menjalankan kegiatan menulis dengan materi yang ditulisnya berbeda, saya tetap menganggap bahwa kedua orang itu tetap menggunakan komponen-komponen otak yang sama saat menulis. Benar bahwa tulisan yang dihasilkan itu punya kadar yang berbeda. Namun, sekali lagi, ketika keduanya sedang menjalani kegiatan menulis, ya kondisi dirinya sama, tidak berbeda.

Nah, buku-buku saya yang membicarakan kiat-kiat menulis, sesungguhnya menampung semacam riset kecil-kecilan saya terkait dengan hal-hal mendasar ihwal menulis.

Saya menemukan bahwa ada dua ruang untuk menulis. Dua ruang itu bernama "ruang privat" dan "ruang publik".

"Ruang privat" sifatnya sangat pribadi dan hanya individu yang menulis itulah yang eksis, sementara "ruang publik" adalah ruang di mana individu itu harus mengikuti aturan pihak lain ketika menulis. "Ruang privat" ini sifatnya subjektif, dan "ruang publik" itu objektif.

Dua ruang itu sangat logis. Ketika saya belum tahu dan belum membedakan secara sangat tegas kedua ruang untuk menulis itu, saya mencampur dua ruang tersebut. Efeknya luar biasa. Saya tidak nyaman dalam menulis. Kadang, bahkan, saya tersiksa ketika menulis. Yang membuat saya frustrasi adalah saya kemudian seperti terbebani ketika menulis karena dua ruang itu saya campur. "Berat sekali ya menulis itu?" Demikianlah. Hal ini dikarenakan saya tidak dapat bebas menulis dan senantiasa cemas apakah tulisan saya sudah objektif (memenuhi kaidah) atau belum.

Ternyata, setelah saya mendengar riset Roger Sperry yang membuktikan manusia punya dua belahan otak—kiri dan kanan, dan masing-masing belahan itu berfungsi secara sangat berbeda, dua ruang yang saya ciptakan itu ternyata sesuai dengan masing-masing fungsi belahan otak.

Otak kiri, yang suka mengoreksi, berpikir secara rasional, tertib, dan satu-satu. Otak kanan, sebaliknya, suka dengan kebebasan, berpikir menyeluruh, dan loncat-loncat. Alangkah klopnya jika, pada saat awal menulis, kita menggunakan otak kanan dan mempersepsi sedang menulis di "ruang privat" di mana subjektivitas kita sangat menonjol.

Jadi, ketika kita mengawali menulis, kita bebaskan lebih dulu diri kita dari jeratan aturan menulis yang telah ada di benak kita. Dalam menjalani kegiatan menulis, kita benar-benar melibatkan keinginan, harapan, dan kemampuan kita. Kegiatan menulis ini tidak datang dari luar, tetapi dari dalam.

Jadi, ketika kita menulis di "ruang privat", kita mengendalikan semua hal yang ingin kita tulis dan kita menggunakan cara-cara yang memang sesuai dengan kemampuan kita. Saya yakin, jika kita dapat mengawali menulis seperti ini, kita tentu bisa menikmati kegiatan menulis.

Sekali lagi, di "ruang privat", kita bebas menulis apa saja. Setelah menghasilkan tulisan, tulisan yang sudah jadi itu pun tidak buru-buru kita koreksi. Karena, ingat, menulis di "ruang privat" adalah menulis dengan otak kanan yang bebas, yang menyeluruh. Kita menumpahkan segalanya lebih dulu. Kita mengalirkan apa pun yang bisa kita alirkan. Kita harus benar-benar merasa plong atau lega ketika selesai mengalirkan semua yang ingin kita tulis. Inilah kegiatan menulis di "ruang privat". Dan itu bisa dijalankan siapa saja dan bisa untuk menulis materi apa saja termasuk materi yang berkadar karya ilmiah.

Memang, menulis di "ruang privat" baru separo jalan. Sifatnya pun masih subjektif meski, kelebihannya, bahan yang ditulis benar-benar milik diri pribadi yang menulis. Masih ada separo jalan lagi, yaitu menulis di "ruang publik" atau menulis secara objektif, menulis yang disesuaikan dengan aturan yang diciptakan oleh orang atau lembaga lain. 

Namun, saya yakin, menulis di "ruang publik" akan jauh lebih mudah dan ringan jika diawali dengan menulis di "ruang privat".


"Mengikat Makna" untuk Menulis Karya Ilmiah

Apa yang saya jelaskan di atas merupakan bagian kecil dari kiat-kiat yang saya himpun di dalam konsep menulis yang saya namakan dengan "mengikat makna".

Hukum utama "mengikat makna" adalah tidak memisahkan kegiatan membaca dengan menulis. Anda akan menjadi mudah dan ringan dalam menulis —apa pun yang ingin Anda tulis, termasuk penulisan karya ilmiah—apabila memadukan kegiatan membaca dan menulis. Menulis memerlukan membaca dan membaca memerlukan menulis. Saya kira ini pasti sesuai dengan aturan objektif di dalam menulis karya ilmiah.

"Mengikat makna", jika diikuti dengan benar, akan membuat seseorang yang sedang menulis karya ilmiah akan mampu menulis karya ilmiahnya dengan bahasa yang mengalir, tidak kaku, dan enak dibaca.

Sebagaimana pernah saya ulas di buku saya, Langkah Mudah Membuat Buku yang Menggugah (MLC, 2005), ketika saya mendefinisikan buku-buku yang mengalir, yang saya rujuk, meski tak 100% buku ilmiah, adalah buku-buku yang ditulis dengan "semangat" ilmiah. Artinya, buku itu ditulis dengan bertanggung jawab dan referensinya sangat jelas.

Menurut pengamatan saya, buku-buku yang dikategorikan buku ilmiah, menjadi sangat kaku, kering, dan kadang membosankan karena si penulis karya ilmiah itu tidak memiliki keterampilan menulis (jarang berlatih menulis bebas) dan miskin dalam kosakata (jarang membaca buku yang beragam). 

Saya yakin, jika si penulis karya ilmiah itu rajin berlatih menulis bebas, lantas menguasai persoalan yang dikajinya, dan kaya akan kata-kata, pastilah karya ilmiahnya bisa mengalir, enak dibaca, dan tidak membosankan. Saya menciptakan konsep-konsep dan kiat-kiat membaca dan menulis dengan tujuan agar sebuah buku —termasuk buku yang masuk kategori karya ilmiah atau buku pelajaran— dapat disajikan dalam bahasa yang mengalir dan enak dibaca.

Jadi, "mengikat makna" ingin membantu siapa saja yang berniat menulis karya ilmiah agar karyanya itu berbeda dengan karya-karya sebelumnya. Karya ilmiahnya menjadi karya yang menerobos, yang mengasyikkan jika dibaca, dan memberikan banyak sekali manfaat.

Sayang kan jika kita sudah memiliki potensi untuk membuat karya ilmiah atau sudah menuntut ilmu hingga jenjang yang sangat tinggi, akhirnya, gara-gara terperangkap oleh aturan objektif menulis karya ilmiah yang sudah digariskan, kita (orang-orang yang sangat berpotensi) kemudian terkendala dalam membuat buku atau malah menjadi malas untuk menulis hal-hal yang sederhana.

Nah, sebagai contoh kecil, cobalah ikuti saja saran saya dengan, pertama-tama, membuat dua ruang untuk menulis di dalam benak kita sebagaimana saya jelaskan di atas. Menulislah lebih dahulu secara sangat bebas di "ruang privat". Biasakan untuk "membuang" apa saja setiap hari, lewat menulis bebas, di "ruang privat".

Hasil tulisan yang lahir di "ruang privat" tak usah buru-buru dikoreksi, yang penting buang saja —apa pun materi itu, termasuk materi-materi yang berkategori ilmiah yang belum teruji benar. Kumpulkan semua bahan tulisan yang masih kasar itu dengan telaten hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan. Menulislah dengan bebas secara mencicil. Menulis tidak bisa sekali jadi. Menulis untuk menghasilkan tulisan yang baik adalah dengan menulis mencicil.

Nanti, kalau sudah cukup banyak, mulailah ditata dan masuklah ke "ruang publik". Baca kembali tulisan-tulisan yang masih berantakan itu dan kelompokkan. Gunakan otak kiri untuk menata dan mengoreksinya. Baca buku-buku referensi untuk membuat tulisan tersebut menjadi objektif. Bandingkan dengan tulisan atau buku-buku lain. 

Saya yakin, jika kegiatan menulis sebagaimana yang saya tawarkan dapat dijalankan secara perlahan dan sedikit demi sedikit, tentulah menulis itu dapat dinikmati dan tidak membebani. Itulah tujuan "mengikat makna" dan kiat-kiat menulis yang saya ciptakan.

Saya percaya bahwa ada materi yang termasuk karya ilmiah yang tidak bisa dijabarkan lewat kata-kata yang mengalir dan enak dibaca. Apalagi jika materi itu berisi data dengan tabel dan grafik yang banyak. Namun, sekali lagi, saya yakin bahwa semua itu bisa disiasati oleh para penulis yang memiliki keterampilan menulis dan kaya akan kata-kata. 

Saat ini telah banyak buku-buku yang bisa dikategorikan ilmiah tapi disajikan dengan bahasa tulis yang enak dinikmati. Buku karya Daniel Goleman, Emotional Intelligence, yang sarat dengan riset-riset ilmiah, ternyata bisa disajikan dengan gaya bercerita. Ada kemungkinan, buku Goleman ini tidak murni ilmiah, tapi masuk kategori ilmiah populer.

Saya setuju saja jika buku Goleman dimasukkan dalam kategori tidak murni ilmiah, tapi semi ilmiah atau ilmiah populer. Tetapi, ayolah para sarjana dan cendekiawan Indonesia! Bergairahlah untuk menulis dan membuat buku-buku yang tidak usah ilmiah tetapi dapat dipertanggungjawabkan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.[]



_____________
*  Hernowo - pelatih senior di lembaga pelatihan InterMedia

Tak ada penulis yang tidak mengenal Hernowo, penulis dan editor handal Indonesia. Lewat bukunya yang sangat terkenal, "Mengikat Makna" lulusan Teknik Industri ITB, CEO dari Mizan Learning Center ini telah mengompori dan menginspirasi ribuan penulis. Prestasinya mencengangkan. Hanya dalam kurun waktu empat tahun mampu melahirkan 24 buku. Padahal beliau memulainya di usia 44 tahun.

Arda Publishing
PENA MILYARDER
PENA MILYARDER: Kisah, Rahasia Sukses, dan Panduan Menjadi Penulis 1 Milyar di KBM App dari Nol - Arda Dinata
Baca di KBM App
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
PENA MILYARDER
PENA MILYARDER: Kisah, Rahasia Sukses, dan Panduan Menjadi Penulis 1 Milyar di KBM App dari Nol - Arda Dinata
Beli / Baca di KBM App
πŸ“š Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books / KBM App — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
PENA MILYARDER
PENA MILYARDER: Kisah, Rahasia Sukses, dan Panduan Menjadi Penulis 1 Milyar di KBM App dari Nol - Arda Dinata
Beli / Baca
STRATEGI PRODUKTIF MENULIS UPDATE
STRATEGI PRODUKTIF MENULIS UPDATE - Arda Dinata
Beli / Baca
RAHASIA SANG PENULIS
RAHASIA SANG PENULIS (Seri 1) - Arda Dinata
Beli / Baca
SERUNI
SERUNI: KETIKA DIAM BUKAN LAGI PILIHAN - Arda Dinata
Beli / Baca
Harga Diriku Kau Gadaikan demi Perempuan Itu
Harga Diriku Kau Gadaikan demi Perempuan Itu - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU TAK TAHU AKU PENGUSAHA EMAS
ISTRIKU TAK TAHU AKU PENGUSAHA EMAS - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU BUKAN MALAIKAT, TAPI AKU JUGA TIDAK SUCI
ISTRIKU BUKAN MALAIKAT, TAPI AKU JUGA TIDAK SUCI - Arda Dinata
Beli / Baca
WARISAN MIMPI TERLARANG
WARISAN MIMPI TERLARANG - Arda Dinata
Beli / Baca
RETAKAN RUMAH TANGGA
RETAKAN RUMAH TANGGA: Sebuah Perjalanan Emosional yang Intim dan Mendalam - Arda Dinata
Beli / Baca
IKATAN BUKAN CINTA BIASA
IKATAN BUKAN CINTA BIASA - Arda Dinata
Beli / Baca
HIJAB YANG BELUM SAMPAI KE HATI
HIJAB YANG BELUM SAMPAI KE HATI: Ketika Cinta Seorang Ustadz Menjadi Cermin yang Paling Kejam - Arda Dinata
Beli / Baca
DOA YANG TIDAK BUTUH SINYAL
DOA YANG TIDAK BUTUH SINYAL: Kisah Tiga Jiwa yang Tersesat di Era AI dan Menemukan Jalan Pulang di Bulan Ramadhan" - Arda Dinata
Beli / Baca
AL-WARID
AL-WARID: JEJAK CAHAYA DI ANTARA DUA ZAMAN - Arda Dinata
Beli / Baca
MERAJUT CINTA ALLAH
MERAJUT CINTA ALLAH - Arda Dinata
Beli / Baca
TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI
TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI - Arda Dinata
Beli / Baca
SURGA PERKAWINAN
SURGA PERKAWINAN - Arda Dinata
Beli / Baca
KELUARGA PENUH CINTA
KELUARGA PENUH CINTA - Arda Dinata
Beli / Baca
SEKOLAH KEHIDUPAN
SEKOLAH KEHIDUPAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERMESRAAN DENGAN KEBAIKAN
BERMESRAAN DENGAN KEBAIKAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERSAHABAT DENGAN NYAMUK
BERSAHABAT DENGAN NYAMUK: Jurus Jitu Atasi Penyakit Bersumber Nyamuk - Arda Dinata
Beli / Baca
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca

Arda Publishing
Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.