📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
"Menulis itu membuat kita belajar terus. Membaca terus. Menulis terus. Menulis membuat keberadaan ilmu kita terasa kurang terus. Menulislah untuk memberdayakan diri." ~Arda Dinata~
Ketika kita membaca buku, kadangkala hati ini dibuat kagum dengan isi bacaan yang dibaca. Betapa hebatnya orang yang menulis. Itulah pikiran saya saat membaca buku yang berkualitas.
Memang betul derjat orang menulis itu lebih tinggi dari amalan membaca. Hebatnya lagi, bila isi bacaan tersebut diamalkan oleh yang membacanya maka pahalanya akan mengalir terus sampai pada yang membuat tulisan tersebut. Sungguh mulia bukan?
Membaca itu langkah awal kita belajar menulis. Semakin banyak bacaan yang kita pahami, maka menulis menjadi sesuatu yang tidak sulit dilakukan. Sebab, sejatinya menulis itu adalah menuangkan, mencurahkan, dan menuliskan kembali apa-apa yang sudah menjadi pengalaman kita. Pengalaman yang di dapat dari membaca buku, mengamati kehidupan, dan pengembangan pikiran kita yang terus berkembang.
3 Strategi Sukses
Banyak cara untuk mencapai tujuan. Pun dengan sukses menulis, ternyata banyak caya yang bisa dilakukan. Kali ini, kita bisa belajar dari Hernowo, yang telah sukses menulis beberapa buku.
Paling tidak ada tiga langkah yang bisa kita tiru dari kesuksesan Hernowo dalam dunia tulis menulis.
1. "Meniru".
Menurut Hernowo "meniru" diibaratkan sebagai langkah wajar yang dapat dijalani oleh seorang penulis pemula. Untuk dapat berbicara, kita harus meniru orangtua kita ketika mereka bicara. Begitu juga dengan menulis.
"Kadang meniru seseorang yang sudah piawai menulis dianggap sebagai plagiat. Itu betul apabila proses meniru itu lantas kita tunjukkan kepada publik. Yang saya maksud meniru di sini tentu bukan untuk keperluan publikasi. Kita meniru menulis dalam konteks belajar menulis." Ungkap Hernowo.
Menurut pengakuan Hernowo, pada awal-awal menulis dia meniru Cak Nun -sapaan akrab Emha Ainun Nadjib; Kang Jalal -sapaan akrab Jalaluddin Rahmat; dan Ustad Quraish Shihab.
Hernowo mempunyai keyakinan bahwa dengan meniru, kita tetap dapat mengembangkan gaya tulis khas kita. Artinya, karakter kita tidak mungkin habis digilas oleh proses peniruan kita.
Model yang kita tiru dalam hal menulis malah akan membantu kita mencuatkan karakter tulisan kita.
2. Menggunakan konsep "pembebasan diri" pada saat awal menulis.
"Saya membebaskan diri dari aturan apa pun, termasuk aturan kebahasaan. Pada saat awal menulis, saya memposisikan diri sedang mencari dan mengumpulkan bahan yang ingin saya tulis. Jadi, agar bahan-bahan yang tersimpan di dalam diri saya itu dapat mengalir dengan lancar, maka saya harus membebaskan diri dari kerangkeng apa pun." Papar Hernowo panjang lebar.
3. Menyusun dan mengonstruksi proses pemahaman.
Menurut pengakuan Hernowo, dirinya hingga saat ini lewat menulislah (mengikat hal-hal yang bermakna), seseorang dabat dibantu untuk "menguasai" suatu masalah.
Dalam hal ini, ingatlah apa yang pernah dikatakan Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a., "Ikatlah ilmu dengan menuliskannya."
Bagaimana menurut Anda?
Salam sukses-berkah selalu. Aamiin..
~Arda Dinata,
Pengusaha inspirasi di MIQRA Indonesia.
Tags
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / BacaTaman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca