📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
Sahabat....
TAMAN itu begitu memberi kesejukan pada mata memandang. Udaranya begitu segar memberi rasa kesejukan pada ronga-ronga pernapasanku. Aku begitu menikmati nuansa taman-taman indah penuh warna itu. Aku belajar banyak tentang bagaimana berperilaku bijak dalam kehidupan ini. Kok bisa?
Ya, sangat bisa. Coba saja kita renungkan banyak kebijakan yang dapat kita rasakan tak kala kita menikmati kehidupan di taman-taman yang ada di sekitar kehidupan keseharian kita. Sebab, di sana saya merasakan bertaburnya nilai-nilai kebaikan bagi manusia. Bijak itu berarti tak kala kita bisa memahami perbedaan dan persamaan tentang nilai-nilai kebaikan dalam persepsi norma-norma kemanusiaan. Pun nilai-nilai kebaikan yang ditawarkan dari alam.
Jadi, sejatinya bijak adalah sebuah pilihan. Bijak bukanlah cuma pandai merangkai kata-kata, karena para perayu pun pandai merangkai kata-kata yang manis. Dalam bahasa lain, berlaku bijak itu, adalah lebih baik mengerti daripada mengharapkan untuk dimengerti orang lain.
Sahabat.....
Kebijakan itu merupakan solusi atas suatu masalah. Walaupun, kadangkala kebijakan (yang katanya bijak itu) seringkali tidak efektif akibat tidak cermat dalam merumuskan masalah. Dengan kata lain, dalam bahasa Dunn (2003), kebijakan sebagai obat seringkali tidak manjur bahkan mematikan, akibat diagnosa masalah atau penyakitnya keliru.
Untuk itu, di sini kita perlu ilmu kebijakan itu dalam menyelami kehidupan keseharian kita. Ilmu kebijakan berorientasi kepada masalah kontekstual, multi disiplin, dan bersifat normatif (benar-salah, baik buruk, penting-tidak penting). Sehingga dengan ilmu kebijakan ini, hidup kita akan lebih bijak menyikapi setiap masalah yang muncul dalam kehidupan kita. DR. 'Aidh al-Qarni pernah mengatakan, bahwa kebijakan itu sebaik namanya, keramahan seramah wujudnya, dan kebaikan sebaik rasanya. Orang-orang yang pertama kali akan dapat merasakan manfaatnya dari semua itu adalah mereka yang melakukannya. Mereka akan merasakan "buah"nya seketika itu juga dalam jiwa, akhlak, dan nurani mereka. sehingga mereka pun selalu lapang dada, tenang, tentram, dan damai.
Sahabat....
Sungguh indah hidup ini, bila kita dapat berperilaku bijak dalam hidup keseharian. sebab, bijak dalam kehidupan itu adalah ketepatan berfikir dan mengambil keputusan yang bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain. Dan yang patut kita sadari bersama bahwa bijak itu bukan masalah orang tua atau anak-anak, karena kebijakan dan pengetahuan di tentukan oleh pengalaman yang membentuk pola pikir. Orang yang usianya sangat tua pun bisa seperti bocah jika tidak belajar dari kehidupan ini.
Untuk itu, mari kita bulatkan tekad, berusaha, dan berdoa untuk mewujudkan perilaku bijak tersebut. Wahai orang-orang yang merasa terancam oleh himpitan kesengsaraan, kecemasan dan kegundahan hidup, maka kunjungilah taman-taman kebajikan. Sibukanlah diri ini dengan (berusaha) memberi, mengunjungi, membantu, menolong, dan meringankan beban sesama. Dengan perilaku semua itu, niscaya kita akan mendapatkan kebahagiaan dalam semua sisinya: rasa, warna, dan hakekatnya (baca: QS. al-Lail: 19-21).
Sahabat....
Demikian catatan saya hari ini, semoga bermanfaat dan salam inspirasi sukses selalu. Aamiin...
Bagaimana menurut pendapatmu, sahabatku.....?
Arda Dinata, pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam/ MIQRA Indonesia, www.miqraindonesia.com
Pangandaran, 18 April 2012; 9:19
:-B ARDA DINATA
MIQRA INDONESIA
(Inspirasi, Ilmu, dan Amal)
http://www.miqraindonesia.com
TAMAN itu begitu memberi kesejukan pada mata memandang. Udaranya begitu segar memberi rasa kesejukan pada ronga-ronga pernapasanku. Aku begitu menikmati nuansa taman-taman indah penuh warna itu. Aku belajar banyak tentang bagaimana berperilaku bijak dalam kehidupan ini. Kok bisa?
Ya, sangat bisa. Coba saja kita renungkan banyak kebijakan yang dapat kita rasakan tak kala kita menikmati kehidupan di taman-taman yang ada di sekitar kehidupan keseharian kita. Sebab, di sana saya merasakan bertaburnya nilai-nilai kebaikan bagi manusia. Bijak itu berarti tak kala kita bisa memahami perbedaan dan persamaan tentang nilai-nilai kebaikan dalam persepsi norma-norma kemanusiaan. Pun nilai-nilai kebaikan yang ditawarkan dari alam.
Sahabat.....
Kebijakan itu merupakan solusi atas suatu masalah. Walaupun, kadangkala kebijakan (yang katanya bijak itu) seringkali tidak efektif akibat tidak cermat dalam merumuskan masalah. Dengan kata lain, dalam bahasa Dunn (2003), kebijakan sebagai obat seringkali tidak manjur bahkan mematikan, akibat diagnosa masalah atau penyakitnya keliru.
Untuk itu, di sini kita perlu ilmu kebijakan itu dalam menyelami kehidupan keseharian kita. Ilmu kebijakan berorientasi kepada masalah kontekstual, multi disiplin, dan bersifat normatif (benar-salah, baik buruk, penting-tidak penting). Sehingga dengan ilmu kebijakan ini, hidup kita akan lebih bijak menyikapi setiap masalah yang muncul dalam kehidupan kita. DR. 'Aidh al-Qarni pernah mengatakan, bahwa kebijakan itu sebaik namanya, keramahan seramah wujudnya, dan kebaikan sebaik rasanya. Orang-orang yang pertama kali akan dapat merasakan manfaatnya dari semua itu adalah mereka yang melakukannya. Mereka akan merasakan "buah"nya seketika itu juga dalam jiwa, akhlak, dan nurani mereka. sehingga mereka pun selalu lapang dada, tenang, tentram, dan damai.
Sahabat....
Sungguh indah hidup ini, bila kita dapat berperilaku bijak dalam hidup keseharian. sebab, bijak dalam kehidupan itu adalah ketepatan berfikir dan mengambil keputusan yang bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain. Dan yang patut kita sadari bersama bahwa bijak itu bukan masalah orang tua atau anak-anak, karena kebijakan dan pengetahuan di tentukan oleh pengalaman yang membentuk pola pikir. Orang yang usianya sangat tua pun bisa seperti bocah jika tidak belajar dari kehidupan ini.
Untuk itu, mari kita bulatkan tekad, berusaha, dan berdoa untuk mewujudkan perilaku bijak tersebut. Wahai orang-orang yang merasa terancam oleh himpitan kesengsaraan, kecemasan dan kegundahan hidup, maka kunjungilah taman-taman kebajikan. Sibukanlah diri ini dengan (berusaha) memberi, mengunjungi, membantu, menolong, dan meringankan beban sesama. Dengan perilaku semua itu, niscaya kita akan mendapatkan kebahagiaan dalam semua sisinya: rasa, warna, dan hakekatnya (baca: QS. al-Lail: 19-21).
Sahabat....
Demikian catatan saya hari ini, semoga bermanfaat dan salam inspirasi sukses selalu. Aamiin...
Bagaimana menurut pendapatmu, sahabatku.....?
Arda Dinata, pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam/ MIQRA Indonesia, www.miqraindonesia.com
Pangandaran, 18 April 2012; 9:19
:-B ARDA DINATA
MIQRA INDONESIA
(Inspirasi, Ilmu, dan Amal)
http://www.miqraindonesia.com
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / BacaTaman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca