Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.
🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Menikmati Episode Menunggu Jodoh?
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!




Pasang Iklan?Menikmati Episode Menunggu Jodoh?

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan bagi kamu pasangan dari jenis kamu sendiri agar kamu sakinah bersamanya dan Dia menjadikan cinta dan kasih sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi kamu yang berpikir.” (QS. Ar Ruum: 21)
JODOH berarti pasangan hidup manusia yang sepadan; cocok; serasi; sesuai benar; kena benar; atau setuju hatinya. Dewasa ini banyak pasangan yang belum berjodoh bingung apa yang mesti diperbuat dalam menunggu jodohnya. Padahal dari ayat Alquran di atas, mengajarkan kita agar berpikir, termasuk dalam menentukan pasangan (jodoh). Di sini, ada makna rentang waktu antara menunggu jodoh dengan membangun keluarga sakinah bersama pasangan kita kelak. Menunggu jodoh ialah menantikan; mengharapkan (sesuatu yang mesti datang atau terjadi) terhadap pasangan hidup kita. Jadi, menunggu jodoh bukan berarti menunda jodoh untuk terlaksananya perkawinan.
Pada koridor itulah, kita seharusnya dapat menikmati episode menunggu jodoh sebagai ladang amal mempersiapkan membangun keluarga sakinah, sambil menunggu pasangan hidup kita. Pertanyaannya, apa saja yang perlu kita nikmati dalam menunggu jodoh itu?
Betapa banyaknya, dikalangan pria dan wanita yang tidak maksimal menikmati menunggu jodoh dengan melakukan hal-hal yang dapat mendukung dalam pembangunan keluarga sakinah yang akan dibentuknya di kemudian hari. Padahal, begitu banyaknya sisi-sisi keilmuan dan keteladanan yang perlu disusun membentuk bongkahan benteng yang siap menghadang serbuan virus-virus penyebar kebusukan dalam ikatan keluarga kita kelak.
Episode menunggu jodoh, juga bukan berarti kita dengan seenaknya menikmati masa-masa itu dengan tergelincir dan tergoda oleh nafsu yang ada dalam dirinya, sehingga melanggar atau menjauh dari syariat yang diwajibkan-Nya. Yakni, pria maupun wanita hendaknya melalui episode menunggu jodoh –masa remajanya—dengan selalu waspada terhadap segala goda dan rayuan setan. Rasulullah bersabda, “Wahai pemuda, barangsiapa di antara kamu sanggup membayar mas kawin dan memberi nafkah, hendaklah kawin, karena perkawinan dapat memelihara dirimu. Pemuda yang tidak sanggup kawin hendaklah berpuasa. Puasa itu dapat mematahkan syahwatnya.” (HR. Bukhari).
Berikut ini, hal-hal yang perlu dinikmati dalam episode menunggu jodoh sebagai peletak dasar dalam mempersiapkan bangunan keluarga sakinah. Pertama, menikmati dalam membekali diri dengan ilmu-ilmu yang diperlukan/berkait dalam berumah tangga. Kebanyakan dari kita merasa kurang sekali dalam pembekalan yang satu ini. Padahal, ilmu sungguh merupakan modal kesuksesan yang patut kita kedepankan dalam hidup ini –termasuk dalam membangun rumah tangga-. Bukankah hal itu, bisa kita lakukan bila kita telah menikah? Ya, tindakan ini pun tidak salah. Tapi, alangkah tepat dan nikmatnya seandainya ilmu yang berkaitan dengan kerumah tanggaan itu sudah kita miliki jauh-jauh hari sebelum masa perkawinan. Dan tentu, hasilnya akan jauh lebih baik.
Selain itu, bukankah ada sebuah kewajiban maupun kebajikan dalam pernikahan yang menuntut kita untuk memiliki ilmunya, sehingga kita bisa melaksanakan dengan baik dan tidak menyimpang. Misalnya, ilmu yang berkenaan dengan apa yang akan kita lakukan (mengajarkan ilmu agama pada istri dan anak; menasehati istri; mengingatkan suami; dll) dan ilmu tentang bagaimana melakukan (mendampingi suami; menggauli istri/suami; melayani suami; mendidik anak; mengelola keuangan keluarga; dll).
Kedua, menikmati dalam mempersiapkan kemampuan memenuhi tanggung jawab suami/istri. Ada banyak tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh mereka yang sudah menikah, sehingga kadangkala membuat sebagian orang takut menikah. Seorang suami berkewajiban memberi nafkah kepada istri dan anaknya serta menyediakan tempat tinggal sesuai dengan kadar kesanggupannya. Berbarengan dengan ini, tentu istri punya kewajiban (pula) untuk menerima tanggung jawab suami dengan hati terbuka. Yaitu tidak menuntut suami untuk memberikan sesuatu yang diluar kesanggupan untuk memberinya. Lebih-lebih jika ketidakrelaan seorang istri tersebut, membuat suami melakukan perbuatan mungkar kepada Allah dan Rasul-Nya. Di sini, kuncinya tidak lain adalah pentingnya sebuah ilmu.
Ketiga, menikmati dalam kesiapan menerima anak. Hal ini, tentu perlu dipersiapkan sejak dini bahwa seorang yang siap melangsungkan perkawinan maka sejalan dengan itu, ia harus pula siap untuk menerima kehadiran seorang anak.
Lalu, apa yang perlu dinikmati dalam posisi menunggu jodoh berkait dengan kesiapan menerima kehadiran anak? Yaitu nikmatnya, bila kita mampu membangun keilmuan tentang bagaimana arti seorang anak, mendidik anak, perilaku perkembangan anak, psikologi anak, dll. Dampaknya, dikemudian hari tentu kita tidak menjadi kesal/kaget apabila menghadapi beberapa perubahan anak dalam perkembangn fisik dan tingkah lakunya, karena secara keilmuan kita telah mempersiapkannya.
Keempat, menikmati dalam membangun kesiapan psikis. Tanpa dipungkiri, kadangkala kita hanya membayangkan indahnya pernikahan, tanpa berusaha belajar untuk selalu siap menerima kekurangan-kekurangan dari orang yang kelak menjadi pasangan (jodoh) kita. Pada episode menunggu jodoh inilah, kita harus menikmati dengan membangun kesiapan psikis sebagai bekal kelak setelah menikah. Tepatnya, kesiapan psikis –menerima kekurangan pasangan kita- ini tidak berarti lantas kita leluasa untuk berapologi terhadap kekurangan tersebut, sekalipun hal itu memang sepatutnya dimaklumi daripada dituntut untuk diperbaiki.
Kelima, menikmati dalam membekali kesiapan ruhiah. Dalam episode menunggu jodoh ini, tentu sangat nikmat kalau kita bekali dengan kesiapan ruhiah. Betapa tidak? Karena bila kesiapan ruhiahnya memang benar-benar baik (jernih), ia dapat membedakan antara hak Adami dan kewajiban kepada-Nya -sesuai ajaran Islam- sehingga ia tetap dapat memilih.
Dalam hal ini, al-Hasan bin Ali ra. memberitakan suatu ketika, seorang laki-laki berkata kepada cucu Nabi ini, “Saya mempunyai seorang putri. Jika ada yang berniat menikahinya, saya akan nikahkan dia.” Maka al-Hasan berkata, “Nikahkan putrimu dengan laki-laki yang bertakwa kepada Allah SWT. Jika ia menyukai putrimu, ia pasti akan memuliakannya. Jika ia sedang marah, ia tidak akan menzalimi putrimu.”
Sungguh nikmatnya, bila kita memiliki kebersihan ruhiah dengan ketakwaan kepada-Nya, sikapnya akan tetap terkendali oleh ketakwaannya. Artinya, bila ia menyukai istri/suaminya, kecintaannya itu melahirkan sikap memuliakan.
Akhirnya, pada tataran demikianlah, kita sudah selayaknya menikmati episode menunggu jodoh dengan hal-hal yang mengantarkan pada terwujudnya keluarga sakinah. Sungguh ini sama sekali bukan kerugian. Allah telah berfirman, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)….” (QS. An-Nuur: 26).***

 Penulis Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia, http://www.miqra.blogspot.com.
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca
Taman-Taman Kebeningan Hati
Taman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca