📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
-->
Oleh: ARDA DINATA
Oleh karena itu, menurut dr. Sally Halim Msc, pengertian terhadap perkembangan psikoseksual mempengaruhi perkembangan identias seksual. Penanganan yang salah dapat mengembangkan sikap-sikap yang tidak diinginkan, bahkan deviasi seksual. Beliau menyebutkan terdapat lima fase perkembangan psikoseksual anak.
Pertama, fase oral (0 - 1 tahun).
Freud menamakan fase ini sebagai fase oral, karena mulutlah yang menjadi area penting dalam mencapai kepuasan pada anak, melalui menyusui. Pemberian ASI akan membantu perkembangan otak, meningkatkan kekebalan, menjalin hubungan mesra ibu dan anak serta meningkatkan rasa aman.
Pada fase ini anak tidak berdaya, ia tergantung pada ibu. Segala kebutuhannya harus dipenuhi ibu termasuk menyusu bila ia lapar, mengganti popok bila ia basah, memberi kehangatan dan perlindungan. Pengalaman menyenangkan yang diperoleh melalui mulut (menyusui) haruslah dijaga oleh lingkungan, teristimewa ibu mempunyai peranan penting dalam mencapai kepuasan oral ini.
Kegagalan fase ini menimbulkan fiksasi, misalnya: banyak bicara, banyak makan, banyak merokok, atau hanya menyukai seks oral, membuat anak menjadi pesimis, menyesali masa lalu sehingga timbul depresi, bingung menghadapi masa depan (dapat menjadi penderita psikotik atau penyalahguna obat/pemadat).
Kedua, fase anal (1-3 tahun).
Pada fase ini anak memiliki kemampuan untuk mengatur gerakan otot termasuk fase anal, yang artinya pusat kepuasan terletak di anus atau dubur. Anus terletak di belakang dan tak dapat dilihat oleh anak. Ini menimbulkan kecemasan, yang di kemudian hari menjadi cikal bakal paranoid.
Pada periode ini sifat ketergantungan anak mulai berkurang, kemampuan mandiri berkembang pesat. Anak mulai memahami perbedaan dirinya dengan dunia luar. Kemandirian yang sebenarnya menguntungkan anak, menimbulkan rasa pertentangan, karena keinginan anak belum tentu sesuai dengan aturan lingkungan. Anak boleh nakal tetapi harus mengenal disiplin. Ibu yang terlalu ketat, mengekang, tidak memberi kesempatan pada anak untuk memuaskan keinginannya, membuat anak menjadi: tak terkendali, merusak, mudah ngambek, agresif, atau selalu menentang orang lain. Sebaliknya, ibu yang bijaksana menghasilkan anak yang memiliki keinginan seimbang.
Kegagalan fase ini menimbulkan sifat perfeksionis, kikir, homoseksual, sodomi, enuresis, enkoperesis dan paranoid, individu tidak senang menjadi dirinya, pemalu, ragu dalam bertindak, terlalu sadar diri sehingga tidak berani tampil.
Ketiga, fase phallus (3-6 tahun).
Menurut Freud kepuasan fase ini berkaitan dengan phallus (baca: sesuatu yang menonjol). Inilah waktu Oedipus Complex, anak memiliki dorongan seksual terhadap orangtua yang berlainan jenis dan ingin menyingkirkan terhadap orang tua yang sejenis. Hal ini terjadi dibawah sadar. Penting bagi orang tua bersatu untuk membantu anak melepaskan Oedipus Complex (sebab anak mengetahui bahwa orang tua tak dapat dipecah. Bila anak sayang ayah berarti ia harus sayang ibu. Jadi konflik Oedipal dapat diselesaikan). Oedipus dan Electra Complex merupakan istilah yang sama (Oedipus untuk anak lelaki dan Electra untuk perempuan).
Pada akhir periode ini super ego terbentuk. Anak belajar mengekspresikan impuls agresif secara konstruktif seperti persaingan sehat. Super ego (hati nurani) membimbing anak untuk mengenal dan mengerti nilai moral (perasaan bersalah, baik-buruk). Bila super ego terlalu keras, anak menghukum diri secara berlebihan, membatasi inisiatif dan ambisi anak. Jika super ego terlalu lemah, longgar, mengizinkan segala sesuatu, maka anak kurang memiliki rasa bersalah berlaku sesuka hati. Kegagalan fase ini membuat anak menjadi homeseksual, dan enggan berorganisasi.
Keempat, fase latensi (7-11 tahun).
Pada fase ini gejolak emosi lebidinal menjadi tenang. Oedipus Complex sudah dapat diatasi dan ini merupakan langkah awal menuju sosialisasi. Selama periode ini anak masuk sekolah. Sekalipun perasaan seksual direpresi, emosi yang berkaitan dengan perbedaan seks mulai timbul sebagai perasaan senang atau perbedaan seks mulai timbul sebagai perasaan senang atau malu pada lawan jenis. Kegagalan fase ini membuat anak rendah diri, tak bergairah untuk belajar atau bekerja, tidak dapat bersosialisasi.
Kelima, fase genital (11-19 tahun).
Libido kembali bergejolak berkaitan dengan kematangan biologis yang dipengaruhi oleh hormon seks dan hipofisis. Anak berada dalam masa puber (pubercere = menjadi matang). Seks sekunder berkembang pesat, anak lelaki mulai mimpi basah dan anak perempuan mengalami menstruasi.
Anak berkembang menjadi pemberontak, sulit diatur, menuntut terhadap orang tua dan mempunyai pendapat sendiri. Pada masa ini remaja putra malu berjalan dengan ibunya, ia menolak dicium orang tua. Ini menunjukkan anak ingin melepaskan diri dari orang tua, dari ikatan keluarga. Tidak etis bagi orang tua untuk menentang usaha anak melepaskan diri. Teman-teman sebaya menjadi penting dan hubungan ini memberi rasa aman dan kepastian pada remaja. Remaja mencari pengalaman heteroseksual (pacaran). Orang tua hendaknya memberi kesempatan dengan pembatasan-pembatasan tertentu.
Dorongan dan minat seks berkembang dengan pesat, misalnya: mengintif orang mandi, melihat anjing kawin dan gambar porno, onani, menggoda lawan jenis. Istirahat, olah raga teratur, gizi seimbang, dan penjelasan kesehatan reproduksi perlu diperhatikan. Kegagalan fase ini membuat remaja bingung akan dirinya yang tercetus dalam pertanyaan: "Siapakah aku"?
Akhirnya, sebagai orang tua mau tidak mau harus memberikan pendidikan seks dan pemahaman yang benar berkait dengan psikoseksual dan akibat-akibatnya bila tidak maka seorang anak akan berperilaku menyimpang dari aturan moralitas dan agama. Itulah cermin terjadinya deviasi seksual.***
Arda Dinata adalah pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia, http://www.miqra.blogspot.com.
Tags
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books / KBM App — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook

PENA MILYARDER: Kisah, Rahasia Sukses, dan Panduan Menjadi Penulis 1 Milyar di KBM App dari Nol - Arda Dinata
Beli / Baca
STRATEGI PRODUKTIF MENULIS UPDATE - Arda Dinata
Beli / Baca
RAHASIA SANG PENULIS (Seri 1) - Arda Dinata
Beli / Baca
SERUNI: KETIKA DIAM BUKAN LAGI PILIHAN - Arda Dinata
Beli / Baca
Harga Diriku Kau Gadaikan demi Perempuan Itu - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU TAK TAHU AKU PENGUSAHA EMAS - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU BUKAN MALAIKAT, TAPI AKU JUGA TIDAK SUCI - Arda Dinata
Beli / Baca
WARISAN MIMPI TERLARANG - Arda Dinata
Beli / Baca
RETAKAN RUMAH TANGGA: Sebuah Perjalanan Emosional yang Intim dan Mendalam - Arda Dinata
Beli / Baca
IKATAN BUKAN CINTA BIASA - Arda Dinata
Beli / Baca
HIJAB YANG BELUM SAMPAI KE HATI: Ketika Cinta Seorang Ustadz Menjadi Cermin yang Paling Kejam - Arda Dinata
Beli / Baca
DOA YANG TIDAK BUTUH SINYAL: Kisah Tiga Jiwa yang Tersesat di Era AI dan Menemukan Jalan Pulang di Bulan Ramadhan" - Arda Dinata
Beli / Baca
AL-WARID: JEJAK CAHAYA DI ANTARA DUA ZAMAN - Arda Dinata
Beli / Baca
MERAJUT CINTA ALLAH - Arda Dinata
Beli / Baca
TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI - Arda Dinata
Beli / Baca
SURGA PERKAWINAN - Arda Dinata
Beli / Baca
KELUARGA PENUH CINTA - Arda Dinata
Beli / Baca
SEKOLAH KEHIDUPAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERMESRAAN DENGAN KEBAIKAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERSAHABAT DENGAN NYAMUK: Jurus Jitu Atasi Penyakit Bersumber Nyamuk - Arda Dinata
Beli / BacaIdentifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / Baca
