📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
Oleh Arda Dinata
Ketika di Mekkah dinilai kurang memberi harapan dalam berdakwah, Rasulullah sempat menyampaikan dakwahnya ke daerah Thaif. Namun apa yang terjadi? Ketika baru sampai diperbetasan kota Thaif, Rasulullah disambut dengan lemparan-lemparan batu dan potongan-potongan besi. Akibatnya, Nabi SAW mengalami luka parah.
Dan pada saat Nabi SAW masih dihujani batu dan potongan besi, beliau masih sempat berdoa: “Ya Allah, jangan Kau turunkan siksa kepada mereka yang melempariku. Sebab mereka bukan orang yang jahat, tapi mereka orang yang belum tahu bahwa aku adalah Rasul-Mu. Tunjukkan mereka kepada jalan-Mu yang benar dan ampunilah mereka serta sayangi mereka.”
Demikian juga, kejadian yang serupa pernah terjadi pada waktu perang Uhud. Di mana beliau terlemparkan kepada suatu lembah yang cukup dalam. Dan dengan secara kejam seorang lawan melemparkan tombaknya yang tajam ke muka Rasulullah SAW. Pada waktu itulah gigi Nabi patah dan dari mulutnya menyembur darah. Beliau tersunggur ke pasir dengan muka yang penuh darah.
Melihat kejadian itu, seorang sahabat menjerit menangis, karena mengetahui pemimpin yang dicintainya disiksa secara kejam. Dan sahabat itu menjerit, “Ya Rasulullah doakan saja orang yang jahat dan kejam itu supaya disiksa oleh Allah, sebab doamu pasti akan dipenuhi oleh Allah.”
Namun, apa yang dilakukan Nabi SAW? Pada saat itu, Nabi SAW masih sempat berdoa, “Tuhan jangan Kau turunkan siksa kepada orang yang menombak aku. Tunjukanlah ia kepada jalan-Mu yang benar dan sayangi dia serta ampuni kesalahannya.”
Sungguh luar biasa ajaran beliau. Bahasa tingkah lakunya mencerminkan akhlak mulia. Artinya, ajaran Nabi SAW (Islam), tidak mengenal dendam. Dendam ini sejatinya merupakan musuh iman. Aktualisasinya, pada saat seseorang memiliki iman, ia akan mengenal dendam. Sehingga dalam pikirnya akan terucap, “Antara dendam dan iman tidak mungkin bersatu dalam satu diri.”
Bagi orang beriman yang mampu menerapkan bahasa keteladanan Nabi SAW itu, Allah menjanjikan pahala yang besar. “Dan balasan kejahatan adalah dengan kejahatan yang setimpal, tetapi barangsiapa yang memaafkan dan membalas dengan kebaikan pahalanya (yang besar) di tanggung oleh Allah.” (QS Asy – Syuura: 40).
Pada ayat yang lain, Allah SWT memerintahkan, jika kamu disiksa silahkan kamu balas dengan adil, tetapi kalau kamu bersabar maka langkah sabar adalah yang terbaik (QS An – Nahl: 126). Lagian, bukankah orang yang sabar dan yang memaafkan itu adalah termasuk hal-hal yang diutamakan? (QS Asy – Syuura: 43). Wallahu a’lam.
Penulis Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.
Ketika di Mekkah dinilai kurang memberi harapan dalam berdakwah, Rasulullah sempat menyampaikan dakwahnya ke daerah Thaif. Namun apa yang terjadi? Ketika baru sampai diperbetasan kota Thaif, Rasulullah disambut dengan lemparan-lemparan batu dan potongan-potongan besi. Akibatnya, Nabi SAW mengalami luka parah.
Dan pada saat Nabi SAW masih dihujani batu dan potongan besi, beliau masih sempat berdoa: “Ya Allah, jangan Kau turunkan siksa kepada mereka yang melempariku. Sebab mereka bukan orang yang jahat, tapi mereka orang yang belum tahu bahwa aku adalah Rasul-Mu. Tunjukkan mereka kepada jalan-Mu yang benar dan ampunilah mereka serta sayangi mereka.”
Demikian juga, kejadian yang serupa pernah terjadi pada waktu perang Uhud. Di mana beliau terlemparkan kepada suatu lembah yang cukup dalam. Dan dengan secara kejam seorang lawan melemparkan tombaknya yang tajam ke muka Rasulullah SAW. Pada waktu itulah gigi Nabi patah dan dari mulutnya menyembur darah. Beliau tersunggur ke pasir dengan muka yang penuh darah.
Melihat kejadian itu, seorang sahabat menjerit menangis, karena mengetahui pemimpin yang dicintainya disiksa secara kejam. Dan sahabat itu menjerit, “Ya Rasulullah doakan saja orang yang jahat dan kejam itu supaya disiksa oleh Allah, sebab doamu pasti akan dipenuhi oleh Allah.”
Namun, apa yang dilakukan Nabi SAW? Pada saat itu, Nabi SAW masih sempat berdoa, “Tuhan jangan Kau turunkan siksa kepada orang yang menombak aku. Tunjukanlah ia kepada jalan-Mu yang benar dan sayangi dia serta ampuni kesalahannya.”
Sungguh luar biasa ajaran beliau. Bahasa tingkah lakunya mencerminkan akhlak mulia. Artinya, ajaran Nabi SAW (Islam), tidak mengenal dendam. Dendam ini sejatinya merupakan musuh iman. Aktualisasinya, pada saat seseorang memiliki iman, ia akan mengenal dendam. Sehingga dalam pikirnya akan terucap, “Antara dendam dan iman tidak mungkin bersatu dalam satu diri.”
Bagi orang beriman yang mampu menerapkan bahasa keteladanan Nabi SAW itu, Allah menjanjikan pahala yang besar. “Dan balasan kejahatan adalah dengan kejahatan yang setimpal, tetapi barangsiapa yang memaafkan dan membalas dengan kebaikan pahalanya (yang besar) di tanggung oleh Allah.” (QS Asy – Syuura: 40).
Pada ayat yang lain, Allah SWT memerintahkan, jika kamu disiksa silahkan kamu balas dengan adil, tetapi kalau kamu bersabar maka langkah sabar adalah yang terbaik (QS An – Nahl: 126). Lagian, bukankah orang yang sabar dan yang memaafkan itu adalah termasuk hal-hal yang diutamakan? (QS Asy – Syuura: 43). Wallahu a’lam.
Penulis Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.
Tags
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books / KBM App — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook

PENA MILYARDER: Kisah, Rahasia Sukses, dan Panduan Menjadi Penulis 1 Milyar di KBM App dari Nol - Arda Dinata
Beli / Baca
STRATEGI PRODUKTIF MENULIS UPDATE - Arda Dinata
Beli / Baca
RAHASIA SANG PENULIS (Seri 1) - Arda Dinata
Beli / Baca
SERUNI: KETIKA DIAM BUKAN LAGI PILIHAN - Arda Dinata
Beli / Baca
Harga Diriku Kau Gadaikan demi Perempuan Itu - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU TAK TAHU AKU PENGUSAHA EMAS - Arda Dinata
Beli / Baca
ISTRIKU BUKAN MALAIKAT, TAPI AKU JUGA TIDAK SUCI - Arda Dinata
Beli / Baca
WARISAN MIMPI TERLARANG - Arda Dinata
Beli / Baca
RETAKAN RUMAH TANGGA: Sebuah Perjalanan Emosional yang Intim dan Mendalam - Arda Dinata
Beli / Baca
IKATAN BUKAN CINTA BIASA - Arda Dinata
Beli / Baca
HIJAB YANG BELUM SAMPAI KE HATI: Ketika Cinta Seorang Ustadz Menjadi Cermin yang Paling Kejam - Arda Dinata
Beli / Baca
DOA YANG TIDAK BUTUH SINYAL: Kisah Tiga Jiwa yang Tersesat di Era AI dan Menemukan Jalan Pulang di Bulan Ramadhan" - Arda Dinata
Beli / Baca
AL-WARID: JEJAK CAHAYA DI ANTARA DUA ZAMAN - Arda Dinata
Beli / Baca
MERAJUT CINTA ALLAH - Arda Dinata
Beli / Baca
TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI - Arda Dinata
Beli / Baca
SURGA PERKAWINAN - Arda Dinata
Beli / Baca
KELUARGA PENUH CINTA - Arda Dinata
Beli / Baca
SEKOLAH KEHIDUPAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERMESRAAN DENGAN KEBAIKAN - Arda Dinata
Beli / Baca
BERSAHABAT DENGAN NYAMUK: Jurus Jitu Atasi Penyakit Bersumber Nyamuk - Arda Dinata
Beli / BacaIdentifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / Baca
